Saturday, December 24, 2016

Pemanasan global ( Global Warming )

Pemanasan global (Global Warming ) pada dasarnya merupakan fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ketahun karena terjadinya efek rumah kaca (green house effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbon dioksida (CO2), metana(CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Berbagai literatur menunjukkan kenaikan temperatur global – termasuk Indonesia – yang terjadi pada kisaran 1,5 – 40 °C pada akhir abad 21.



Pemanasan global menimbulkan dampak yang luas dan serius bagi lingkungan biogeofisik (seperti pelelehan es di kutub, kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna dan hama penyakit, dansebagainya).sebagai mana diungkapkan oleh Muhi. 2011
Sedangkandampakbagiaktivitas social ekonomimasyarakatmeliputi :
a. Gangguan terhadap fungsi kawasan pesisir dan kota pantai,
b. Gangguan terhadap fungsi prasarana dan sarana seperti jaringan jalan, pelabuhan dan bandara
c. Gangguan terhadap permukiman penduduk,
d. Pengurangan produktivitas lahan pertanian,
e. Peningkatan resiko kanker dan wabah penyakit, dan sebagainya

Pemanasan global (global warming) menjadi salah satu isu lingkunganutama  yang dihadapi dunia saatini. Pemanasan global berhubungan dengan proses meningkatnya suhu rata-rata permukaanbumi. Peningkatan suhu permukaan bumi ini dihasilkan oleh adanya radiasi sinar matahari menuju ke atmosfer bumi, kemudian
sebagian sinar ini berubah menjadi energi panas dalam bentuk sinar infra merah diserap oleh udara dan permukaan bumi.

Sebagian sinar infra merah dipantulkan kembali keatmosfer dan ditangkap oleh gas-gas rumah kaca yang kemudian menyebabkan suhu bumi meningkat.Gas-gas rumah kaca terutama berupa karbon dioksida, metanadan nitrogen oksida. Kontribusibesar yang mengakibatkan akumulasi gas-gas kimia ini di atmosfir adalah aktivitas manusia.(UtinaRamli, 2004).

Perubahaniklim global sebagai peristiwa naiknya intensitas efek rumah kaca yang terjadi karena adanya penyerapan sinar gas dalam atmosfer yang menyerap sinar panas (sinar infra merah) yang dipancarkan oleh bumi. Meningkatnya temperatur global menyebabkan perubahan-perubahan seperti naiknya muka air laut, meningkatnya intensitas kejadian cuaca yang ekstrim,serta perubahan jumlah dan pola presitipasi.Meningkatnya temperatur global akan menyebabkan perubahan-perubahan di bumi seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas kejadian cuaca yang ekstrim, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnyag letserdan punahnya berbagai jenis hewan.(Idayati. 2007)